Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

Selasa, 20 Maret 2012

Pengertian Seorang Supervisor, Peranan, Tugas dan Tanggung Jawabnya


Seorang supervisor adalah seseorang yang menangani orang-orang yang 
memproduksi dan atau melakukan kinerja pelayanan.

Seorang supervisor bertanggung jawab untuk hasil atas orang-orang yang 
diawasi terutama mutu dan jumlah dari produk dan pelayanan.

Seorang supervisor juga bertanggung jawab melakukan pertemuan sesuai 
dengan kebutuhan karyawan guna membicarakan kepentingan dan tugas.

Ia juga mempunyai tugas dan tanggung jawab memerintahkan kepada 
bawahan untuk melakukan suatu tugas tertentu atau sesuai dengan 
kesepakatan bersama adalah tujuh orang.
 
Makin besar sebuah hotel, biasanya seorang supervisor adalah pemimpin 
atau manajer dari suatu bidang atau bagian tertentu dan memimpin antara 
15-20 orang tergantung kepada besar kecilnya organisasi tersebut.

Dalam sebuah perusahaan besar, biasanya ada banyak supervisor dalam 
tingkatan-tingkatan dan memimpin anak buah yang lebih sedikit.

Di beberapa perusahaan ada dikenal istilah First Line Manager yaitu 
manajer yang berada paling depan dan berhadapan dengan sejumlah 
karyawan, perusahaan seperti hotel dengan kamar banyak makin 
memerlukan tenaga kerja yang banyak pula demikian juga dengan para 
supervisor yang menanganinya.

Sebuah hotel dengan kamar antara 500 ± 1000 memerlukan jumlah 
karyawan untuk setiap bagiannya yang tidak sedikit. Sebagai ilustrasi, 
hotel yang mempunyai 550 kamar dengan 14 lantai, dan setiap lantai 
dengan jumlah kamar antara 15 dilayani oleh dua orang room boy. 
Berarti untuk seluruh lantai selama satu shift memerlukan sebanyak 
15 orang atau satu lantai satu room boy, sementara itu untuk setiap 
dua lantai memerlukan dua orang supervisor berarti supervisor 
yang diperlukan. 

Demikian seterusnya untuk bagian-bagian lain. Ada suatu teori yang 
mengatakan bahwa, perbandingan antara jumlah tamu dan staff adalah 
1 berbanding dua. Jumlah ini termasuk seluruh bagian seperti; keamanan, 
laundry, bagian dapur dan sebagainya.

Sebaliknya, untuk hotel kecil yang bertaraf Melati dengan jumlah kamar 
antara 10 ± 20 kamar tentu saja tidak memerlukan karyawan yang terlalu 
banyak, bahkan, banyak dari karyawan bekerja serabutan atau harus 
mengerjakan berbagai hal secara bersamaan. Misalkan seorang pramusaji, 
disamping melayani direstoran juga harus bisa melayani pesanan kamar. 
Karena jika diperlakukan seperti organisasi hotel besar tentu akan sangat 
memboroskan biaya operasional yang tinggi.

Dibanyak hotel, selalu saja ada karyawan yang disebut sebagai part timer 
atau Daily worker  dimana mereka biasanya, bekerja berdasarkan pada 
jumlah jam atau disesuaikan dengan kebutuhan dari pihak hotel. Dengan 
kata lain mereka bekerja berdasarkan upah harian. Walaupun demikian, 
pemerintah tidak men-toleransikan jika jumlahnya sampai banyak.

B. Peranan Seorang Supervisor
Kesimpulannya, seorang supervisor adalah seseorang yang diberi tugas 
dan tanggung jawab untuk mengelola sebuah produksi dan pelayanan 
kepada kosumen, membimbing dan mengarahkan bawahan guna mencapai 
tujuan organisasi. Mengatur jadwal kerja dan pekerjaan teknis lainnya.

C. Tugas dan Tanggung jawab Supervisor
Ketika seseorang diserahi tugas sebagai supervisor maka ia mempunyai 
tugas dan tanggung jawab yang berbeda dengan staff biasa dimana, ia 
mempunyai obligasi dan tanggung jawab yang tidak ringan. Untuk itu, 
sebelum memilih dan mengangkat supervisor perlu dipertimbangkan 
berbagai aspek mengenai orang tersebut. Ketika seseorang diangkat 
menjadi supervisor , ia segera membuat batasan antara dirinya dan orang-
orang yang dipimpinnya. Termasuk didalamnya dalam pola pikir, sikap 
dan tingkah lakunya.

Seorang supervisor berada ditengah-tengah antara; karyawan, manajemen
 
dan konsumen. Sehingga ia harus bisa menempatkan dirinya dengan baik 
dan tidak terlalu berpihak keatas atau kebawah. Di hotel atau di restoran, 
supervisor berada diantara; pemilik. Konsumen dan orang-orang yang anda pimpin. 

Bagi karyawan, anda mewakili manajemen dalam hal; kekuasaan, 
perintah-perintah, penerapan disiplin, jam kerja/ jadwal, uang lembur, dan 
sebagainya. Kepada pemilik perusahaan dan atasan, anda mewakili 
produktivitas, nya obligasi biaya-biaya pengolahan makanan, biaya tenaga
kerja, mutu, pengawasan, pelayanan kepada konsumen dan sebagainya. 
Kebanyakan supervisor berasal dari posisi pekerja karena mempunyai 
penilaian yang baik sehingga diangkat menjadi pimpinan. 

Hal ini boleh saja, tetapi yang harus dipahami ialah, bagaimana ia 
mendapatkan bimbingan dan pengarahan untuk menjadi seorang 
supervisor yang baik dan sesuai dengan tujuan perusahaan.


Sumber : http://www.scribd.com/dedy%20wijayanto/d/42581571-Teknik-Supervisi-Untuk-Kalangan-Industri-Jasa-2  

10 komentar:

mntap gan infonya, jadi dalam maslah management ternyta cukup ribet juga ya mengatur struktur organisasinya

Selain itu supervisor juga harus bijak dalam mengontrol karyawan jangan seenaknya aja. :)

@ Superwash Laundry Bisnis Franchise : iya mas, ya memang cukup ribet tapi gak seribet yang dibayangkan kok mas, tinggal bagaimananya kita aja sebagai seorang supervisor untuk dapat mengelola operasional kegiatan sehari hari nya dan untuk masalah pengorganisasiannya pun itu tergantung dari jenis usaha yang mas kelola, dimulai dari job desk apa saja yang ada, ada berapa staff pula yang mas pekerjakan, lalu kemampuan seorang karyawan yang mas miliki, dan yang lebih penting itu adalah pendanaan budgeting perusahaan mas itu sendiri, biar bisa balance dengan situasi keadaan antara financial, jumlah pegawai yang ada dan barang2 operasional apa saja yang mas pergunakan, :)

intinya jangan cepat dan mudah menyerah mas, nanti nya juga mas bisa mengelola nya secara terbiasa dan baik kok.

kunci nya yaitu fokus, bekerja dengan giat dan sepenuh hati, bersabar dan berdoa.

@ kata motivasi :

hehehe. iya mas, betul sangat itu tentu nya. :)

@sizuke kagawa :

iya mas sama sama :)

@ syarief aje :
sama sama mas dan smoga bermanfaat :)

Poskan Komentar

Your IP and Google Map location